Jujur, 6 Alasan Ini yang Membuat Punya Rumah di Medan Itu Menyenangkan

Medan merupakan ibu kota dari Sumatera Utara yang punya banyak keistimewaan. Kota terbesar ke-3 ini menawarkan paket yang lengkap mulai dari pendidikan, kuliner, budaya, dan hiburan. Ditambah Medan memiliki keindahan alam yang membuat betah lama-lama untuk di sana. Kalaupun orang Medan terpaksa merantau, dan sebagian masyarakatnya jual rumah di kota Medan mereka akan selalu rindu untuk pulang kampung. Bahkan, tak sedikit orang Medan yang sudah sukses di perantauan pada akhirnya memilih untuk menghabiskan masa tua di Medan.


Membeli rumah di Medan adalah pilihan yang bagus. Setidaknya ada 6 alasan yang membuat punya rumah di Medan itu menyenangkan:

1. Letak geografis yang menguntungkan

Medan diuntungkan oleh letaknya yang sangat strategis dekat Selat Malaka, yang merupakan pintu gerbang perdagangan internasional. Berkat aspek geografis ini, Medan menjadi pusat perdagangan, bisnis, dan industri yang penting. Bahkan pemerintah sedang fokus melakukan pembangunan infrastruktur di Sumatera Utara untuk menjadikannya sebagai benteng ekonomi di kawasan Selat Malaka.

2. Dekat ke bandara Kualanamu

Sumatera Utara memiliki bandara internasional Kualanamu yang tepatnya berlokasi di Kabupaten Deli Serdang. Dari pusat kota Medan, jaraknya sekitar 34 km. Hal ini pun berdampak pada perkembangan properti Medan menjadi semakin bergairah. Orang Medan pun tak perlu lagi harus ke Jakarta terlebih dahulu jika ingin bepergian ke luar pulau dan luar negeri karena sudah tersedia rute penerbangan domestik maupun internasional.

3. Karakter masyarakat yang khas

Orang Medan memiliki karakter yang khas. Orang Medan identik dengan orang Batak yang sering dianggap tidak mau mengalah dan tegas. Namun, orang Medan juga memiliki karakter yang khas yaitu ringan tangan. Jika Anda tinggal di Medan dan mampu berbaur dengan baik, Anda pasti bisa melihat sendiri bagaimana orang Medan suka sekali membantu sesama. Karakter ini mungkin tumbuh karena persaudaraan orang-orang Medan yang sangat kuat.

4. Kota yang toleran

Tidak hanya suku Batak, Medan dihuni oleh masyarakat yang heterogen. Ada suku Aceh, Jawa, Minangkabau, Melayu, Tionghoa dan lainnya. Agama yang dianut masyarakat Medan pun menjadi beragam. Mayoritas suku Jawa, Melayu, dan Mandailing menganut agama Islam. Sedangkan suku Batak umumnya beragama kristen dan Tionghoa memeluk agama Buddha dan Konghucu. Namun, mereka bisa hidup berdampingan tanpa merasa terdiskriminasi. Jarang terdengar ada kerusuhan antar suku atau ras yang terjadi di Medan. Semuanya bisa menjungjung tinggi toleransi.

5. Objek wisata yang memukau

Medan layak dipertimbangkan jika Anda ingin membuka usaha sewa akomodasi di kawasan pariwisata. Potensi wisata Medan sangatlah tinggi. Terlebih semakin didukung oleh pembangunan infrastruktur baru. Ada banyak objek wisata menarik di Medan dan sekitarnya. Sebut saja Istana Maimun, Graha Santa Maria Velangkanni, Tjong A Fie Mansion, Kuil Shri Mariamman, dan Air Terjun Dua Warna Sibholangit. Selain itu, kawasan wisata Danau Toba juga dapat ditempuh dalam waktu sekitar 4 jam lewat jalur darat.

6. Banyak pilihan kuliner

Banyaknya pilihan kuliner di Medan semakin menambah kesenangan tinggal di Medan. Tak perlu pergi jauh-jauh untuk makan enak. Latar belakang masyarakat Medan yang heterogen membuat kuliner Medan tidak monoton. Ada soto Medan, lontong Medan, lemang, mie gomak, ikan mas arsik dan banyak lagi. Selain itu, pecinta kopi juga akan dimanjakan oleh olahan biji kopi terbaik khas dari kawasan Sumatera seperti kopi Sidikalang dan gayo. Pasalnya, Medan memang sedang disiapkan sebagai kota penggerak komoditas kopi.

Waspada DB, Kenali Penyebab Rumah Jadi Sarang Nyamuk

Nyamuk memang berukuran kecil, tapi bisa mengganggu bahkan menularkan bibit penyakit kepada penghuni rumah. Apalagi di musim penghujan, risiko demam berdarah akibat gigitan nyamuk semakin tinggi. Demam berdarah tidak bisa disepelekan. Tak sedikit orang yang meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh virus dengue ini.

Jika rumah Anda banyak nyamuk berterbangan, segera cari tahu penyebabnya. Berikut adalah beberapa penyebab rumah menjadi sarang nyamuk:


Menumpuk pakaian kotor

Kotoran dan keringat yang menempel di baju kotor bekas disenangi sebagai peristirahatan nyamuk. Juga pada handuk basah sehabis mandi. Untuk meminimalisir populasi nyamuk di rumah, jangan menumpuk baju kotor terlalu lama. Jangan biarkan hingga menggunung. Handuk basah juga sebaiknya dijemur terkena sinar matahari untuk mengurangi pertumbuhan bakteri dan tidak menjadi sarang nyamuk.

Cuaca panas

Serangan nyamuk sedikit lebih parah ketika musim kemarau. Karena cuaca panas, para nyamuk juga menjadi semakin aktif menggigit manusia karena membutuhkan lebih banyak protein dari darah manusia supaya mereka bisa berkembangbiak. Inilah salah satu alasan mengapa serangan nyamuk lebih masif ketika cuaca panas, dan biasanya lebih sedikit ketika hujan di mana udara terasa lebih dingin.

Banyak celah masuk

Nyamuk penyebab demam berdarah cenderung aktif di siang hari. Meski nyamuk-nyamuk itu umumnya berada di luar ruangan, namun tetap bisa masuk menyerbu rumah. Terutama jika rumah Anda memiliki banyak celah masuk. Karena itu, tutuplah celah-celah yang berpontensi menjadi akses masuk nyamuk dengan kasa nyamuk yang tidak menutup ventilasi udara.

Tanaman di pekarangan yang tidak terawat

Nyamuk juga suka bersarang di tanaman liar pekarang rumah. Tanaman-tanaman yang tumbuh di pekarangan harus dipangkas dan dirawat secara berkala. Untuk mengurangi serangan nyamuk, percantiklah perkarangan rumah Anda dengan tanaman-tanaman yang dibenci nyamuk. Misalnya bunga lavender, geranium, jeruk nipis, dan serai wangi.

Genangan air

Nyamuk menyukai genangan air untuk bertelur. Karena itu, genangan air sering menjadi sarang jentik nyamuk. Terutama di genangan air yang diam seperti bak mandi, wadah penampungan air yang terbuka, sampah kaleng atau botol bekas. Seringkali kita tidak menyadari nyamuk juga bisa bertelur di tempat penampungan air pada dispenser dan vas bunga.

Itulah beberapa penyebab rumah menjadi sarang nyamuk. Jangan pernah hewan kecil satu ini. Tak hanya mengakibatkan gatal, nyamuk juga bisa menyebabkan penyakit berbahaya yang menyebabkan kematian. Selain demam berdarah, nyamuk aedes aegypti juga bisa menularkan virus chikungunya, demam kuning (yellow fever), dan demam Zika.

Daripada mengobati, mencegah tentunya lebih baik. Sebelum terlambat, kenalilah hal-hal di rumah dan lingkungan sekitar yang bisa memicu perkembangan jentik nyamuk. Dengan begitu, Anda bisa mengambil langkah pencegahan yang efektif.

Tips Meminimalisir Binatang Pengganggu yang Sering Masuk Rumah

Ada berbagai hal yang kerapkali menganggu kenyamanan saat tinggal di rumah. Salah satunya binatang seperti nyamuk, semut, kecoa, dan tikus. Binatang-binatang itu bukan hanya membuat tidak nyaman, tapi juga berpotensi menularkan penyakit. Banyak obat di pasaran yang bisa digunakan untuk membasi binatang pengganggu yang kerap masuk rumah. Namun hal itu bukan solusi yang tepat karena kebanyakan dibuat dengan bahan kimia keras yang juga bisa berefek buruk bagi manusia.


Untuk meminimalisir binatang pengganggu yang sering masuk rumah, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya:

Bersih-bersih rumah secara teratur

Bersih-bersih rumah harus jadi agend yang dilakukan secara teratur. Apalagi area rumah yang gampang kotor seperti dapur dan kamar mandi harus dibersihkan setiap hari. Begitu pula dengan lantai rumah. Anda dapat menggunakan pembersih lantai berbahan alami seperti minyak sereh.

Tak lupa bak mandi harus dibersihkan setidaknya setiap dua hari agar supaya tidak menjadi sarang jentik nyamuk. Selain itu, setiap satu minggu sekali, bersihkanlah area-area rumah yang sulit terjangkau seperti bagian bawah tempat tidur dan sudut lemari. Tempatkan kapur barus di area tersebut supaya tidak banyak kecoa dan tikus yang lalu lalang.

Membersihkan sisa-sisa makanan

Jangan menyimpan buah dan sayuran di atas meja terbuka. Sisa makanan yang belum habis sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup dan dimasukkan ke dalam kulkas. Jika sudah tidak bisa dimakan, sampahnya dibuang ke dalam tempat sampah yang memiliki penutup. Setelah memasak ataupun makan, peralatan yang digunakan harus langsung dicuci supaya tidak sisa-sisa makanan tidak mengundang binatang seperti semut, tikus, lalat, dan kecoa.

Maksimalkan masuknya cahaya matahari

Binatang-binatang pengganggu yang sering masuk ke rumah umumnya suka dengan lingkungan yang lembab. Contohnya rayap yang bersarang di furnitur kayu. Binatang ini sangat menyukai area lembab dan tidak suka dengan sinar matahari. Untuk meminimalisir binatang masuk ke rumah, maksimalkanlah pencahayaan alami di rumah Anda. Jika ruang-ruang rumah Anda menerima cahaya alami matahari secara maksimal, binatang-binatang pengganggu tidak akan betah bersarang di rumah Anda.

Menggunakan bahan-bahan “pembasmi” yang alami

Jika rumah kerap disambangi tikus dan kecoa, Anda bisa menaburkan campuran baking soda dan gula di area-area yang sering menjadi tempat “main” kedua binatang tersebut. Gula akan dianggap sebagai umpan, dan baking soda yang dicampurkan ke gula akan menjadi racun untuk mengurangi populasi tikus dan kecoa yang kerap mengganggu rumah Anda. Jika sering mendapati tikus yang mondar-mandir, Kala ada tikus atau kecoa mondar-mandir, Anda dapat membuat larutan dari sabun mandi dan air, atau bubuk cabai dan deterjen. Larutan tersebut dapat disemprotkan langsung ke tubuh tikus.

Inilah Keterangan Dalam Agama Mengapa Kita Harus Memilih Lingkungan yang Baik

Tempat tinggal yang nyaman adalah salah satu faktor yang memengaruhi kualitas hidup. Karena lingkungan akan berkontribusi besar terhadap pembentukan karakter manusia. Memilih tempat tinggal di lingkungan yang baik bukan hanya untuk kenyamanan diri semata, tapi juga menyediakan lingkungan pergaulan yang untuk semua anggota keluarga.


Karakter kelompok masyarakat di satu lingkungan dan lingkunga lainnya tidak sama. Ada yang memberi pengaruh baik, dan sebaliknya yang memberi pengaruh buruk. Orang dewasa sudah bisa memfilter apa yang baik dan buruk. Tapi anak-anak tidak demikian. Mereka sangat mudah terpengaruh dan meniru berbagai hal yang disaksikan di lingkungan tempat tinggal.

Maka dari itu, orangtua berpenting dalam menentukan apakah lingkungan tempat tinggal yang dipilih akan memberikan dampak positif pada tumbuh kembang anak baik secara fisik maupun mentalnya. Agama Islam juga menekankan pentingnya memilih lingkungan dan tempat tinggal yang baik, yang menjadi tempat bermukimnya orang-orang baik.

Allah SWT berfirman dalam Q.S. At Taubah ayat 119:

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur).”
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh HR. Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.”

Keterangan di atas menunjukkan pentingnya bergaul dengan orang-orang yang baik secara akhlak dan tingkah laku, sehingga dengan tinggal berdampingan dengan mereka, Anda dan keluarga bisa bergaul dan meneladani sifat-sifat baiknya. Sekaligus menghindari untuk bergaul dengan orang-orang yang buruk akhlaknya agar karena pengaruh buruk yang ditimbulkan supaya bisa menjauh dari maksiat.

Karenanya, ketika mencari tempat tinggal, pastikan Anda memerhatikan betul bagaimana kondisi lingkungan dan masyarakatnya. Pastikan di lingkungan tersebut terdapat tempat ibadah yang memadai dan mudah dijangkau. Apakah dekat dengan sekolah dan terdapat tempat untuk anak belajar ilmu agama. Juga tentunya aman. Lingkungan yang terkenal rawan kriminalitas seperti sering terjadi pencurian, tawuran, premanisme, dan banyak tukang mabuk sebaiknya dihindari.

Selain itu, ideal tidaknya suatu lingkungan juga dapat dilihat dari kebersihannya. Terutama jika Anda mencari rumah di di kawasan kota yang penduduknya padat dan rawan banjir. Di perkotaan, semakin terbatasnya lahan hijau membuat risiko banjir meningkat, dan semakin parah jika masih banyak warga sekitar yang membuang sampah sembarangan. Jadi perhatikan juga mengenaik manajemen sampah di lingkungan tempat tinggal yang hendak Anda pilih.

Kumpulan Lokasi Tempat Berfoto dan Selfie di Binjai yang Kekinian

Kalau kamu sedang berlibur untuk waktu yang cukup lama di Medan, sempatkanlah ke Binjai. Dari Medan ke Binjai, jarak tempuhnya kurang lebih 45 menit berkendara. Meski jarang terdengar, namun kota ini memiliki pesona dan panorama alam yang indah. Beberapa tempat wisata di Binjai juga dipercantik dan direpresentsasikan sebagai tempat berfoto dan selfie yang Instagrammable. Langsung saja, inilah kumpulan lokasi tempat berforo dan selfie di Binjai yang kekinian:


Taman Selfie Binjai

Taman Selfie merupakan kafe berkonsep outdoor dengan rumah pohon yang juga dilengkapi banyak properti foto unik supaya pengunjung bisa bersantap sambil berburu foto-foto cantik. Pengunjung taman selfie bebas mengekspresikan dirinya dengan beragam pose. Setidaknya ada 10 spot foto unik yang bisa dicoba dan jaraknya saling berdekatan mengelilingi area kafe. Spot-spot foto yang populer antara lain rumah Hobbit, hotel merpati, lobby selfie, Hitz Park, lapangan golf mini, dan jembatan jodoh. Sejak masuk pertama kali menjejakkan kaki ke dalam kafe, kamu pasti akan langsung tergoda untuk segera jeprat-jepret kamera. Kalau datang malam hari, hiasan lampu-lampu kecil membuat suasana jadi terasa romantis.

Taman Balita

Kota Binjai memiliki beberapa taman yang gencar ditata dan direnovasi untuk menambah kesan kota yang indah, mempertahankan keasrian, serta sebagai tempat wisata yang murah meriah bagi warga. Salah satunya adalah Taman Balita. Taman ini sangat cocok dikunjungi ketika berwisata bersama anak-anak. Anak-anak pasti akan senang mencoba semua permainan yang tersedia di sana. Selain itu, terdapat juga berbagai macam spesies burung. Jadi anak bisa bermain sambil belajar mengenal beberapa jenis burung yang mungkin jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Orang dewasa yang mengantar juga pasti senang bermain di Taman Balita karena banyak spot foto bagus.

Kampung Kuliner Binjai

Petualangan kuliner dan berswafoto belum sempurna kalau kamu tidak datang ke Kampung Kuliner Binjai. Tentunya di sana ada banyak macam kuliner yang akan memanjakan lidah dari berbagai daerah. Mulai dari ayam penyet, sate, pecel, nasi goreng, dan banyak lagi.

Selain itu, tempat ini juga menawarkan daya tarik lain. Konsepnya dibuat tidak monoton melainkan bertema rustic dikombinasikan dengan pepohonan rindah di sekelilingnya. Di malam hari, hiasan lampu-lampu kecil yang ditempel di pohon juga akan menyala. Membuatnya semakin cantik untuk dijadikan latar foto.

Sungai Binge

Kalau kamu mencari tempat wisata yang menguji adrenalin, kamu bisa datang ke sungai Binge. Di sana kamu bisa bermain arung jeram. Memang sungai ini menjadi salah satu tempat arung jeram terfavorit di Sumatera Utara. Jadi kamu tak akan kesulitan mencari operator tur yang menyediakan paket wisata arung jeram di sungai Binge.

Permainan arung jeram dapat dinikmati oleh orang dewasa maupun anak-anak. Tidak perlu terlalu risau soal sistem keamanan karena peralatannya lengkap juga dipandu oleh guide khusus arung jeram yang berpengalaman dan profesional. Bahkan mereka juga bisa membantu mengambilkan foto yang Instagrammable saat arung jeram.

Kolam Abadi

Di kawasan Binjai juga terdapat tempat wisata air ala green canyon Pangandaran, yakni Kolam Abadi atau Pelaruga. Kamu yang berjiwa petualang pasti suka dengan wisata ini. Kolam Abadi sendiri merupakan aliran dari air terjun yang terletak di tengah hutan yang masih asri. Karenanya, air di kolam tersebut sangat jernih juga menyegarkan seperti umumnya air khas pegunungan.